Follow Us @soratemplates

Friday, November 23, 2018

Bumi, Langit, Matahari dan Kita



Bumi yang sejak dulu kita pijak adalah bumi yang sama. Yang sudah ada sebelum kita, yang terus berputar hingga saat ini. Bumi yang saat ini kita tempati dengan penuh kebahagian dan kesedihan adalah bumi yang satu, yang isinya adalah udara yang sama. Meskipun kita berada di sisi bumi yang berbeda.

Langit yang meneduhi kita adalah langit yang sama. Langit yang sudah ada bersamaan dengan bumi. Yang memberitahu perbedaan pagi dan malam hingga kita tahu kapan pertemuan yang baik suatu hari nanti. Langit itu adalah langit yang sama, yang kita pandang setiap hari selepas dhuha.

Matahari yang menyinari kita adalah matahari yang sama. Jika kita tidak pernah saling mengenal, namun sejak kecil kita sudah mengenal sesuatu yang sama, namanya matahari. Matahari yang membuat bumi hangat dan tidak pernah berubah.

Dan kita. Kita adalah dua orang yang tidak saling mengenal, terpikir untuk bertemu saja tidak pernah. Tapi takdir Tuhan dengan begitu hebatnya bisa mempertemukan kita dalam keadaan yang asing. Tuhan yang sama. Tuhan yang menciptakan bumi dengan segala isinya yaitu langit, matahari, dan kita.

Dan kita paham, kita adalah dua orang asing berbeda yang jalan hidupnya ternyata bertemu. Beribu-ribu kilometer, tumbuh dan besar di sisi bumi yang berbeda tapi akhirnya dipertemukan di titik bumi yang sama.


-Di Yogyakarta sore hari-

No comments:

Post a Comment