Follow Us @soratemplates

Sunday, April 1, 2018

Cerpen: Cerita Hujan #2

9:21 PM 0 Comments


Apakah kita akan mengatakan sesuatu yang membahagiakan atau sebaliknya?
...
Setelah perjalananku selama ±7 jam bersama hujan, akhirnya aku sampai dan kembali menyusun semua ingatanku tentang kota ini. Hujan terus bersamaku hingga aku sampai penginapan seakan ia membantu mengumpulkan kembali masa-masa itu. Kota ini masih sama seperti terakhir kali aku meninggalkannya, masih penuh dengan rindu dan kegembiraan, hanya saja kota ini terlihat lebih padat dan penuh sesak.

Sunday, February 18, 2018

...

4:08 PM 0 Comments
“Perpisahan tak menyedihkan. Yang menyedihkan adalah, bila habis itu saling lupa”

-Pidi Baiq-

Mulanya kenal akrab lalu raga berpisah lalu lupa, mungkin lumrah. Tapi kalau kenal akrab raga masih berjumpa lalu lupa, hhhhmmmm mungkin kamu habis jatuh kepalanya kepentok terus lupa ingatan. Ajaibnya lagi kalau kamu lupanya hanya sama satu orang saja. Itulah uniknya kamu. Udah hanya mau tulis itu aja, unfaedah ya.

Kata Mas Gun :

Perpisahan yang hakiki itu hanya akan ada ketika kita tidak pernah ingat lagi kepada seseorang. Selama kita masih mengingat dan mengenangnya, berarti tiada perpisahan sama sekali. Tidak sejatinya perpisahan itu memisahkan, ia hanya memberikan jarak sebentar untuk pertemuan di waktu yang akan datang, dimanapun itu.